Assalamu 'alaikum wr. wb.|Selamat Datang di Situs Resmi/Website PA. Kandangan|Media Informasi & Transparansi Pengadilan Agama Kandangan |Sampaikan Saran dan Kritik ke email : pa.kandangan@gmail.com

KALENDER HIJRIAH

Sabtu
28
Safar
1439 H

PENDAPAT ANDA

STATISTIK

Jumlah Pengunjung :
295888
Pengunjung Hari Ini :
10
User Online :
2
Terakhir Update :
16-11-2017

APLIKASI ONLINE

ONLINE

  • Tim IT PA Kgn
 

Pedoman Pencegahan Pelecehan Ditempat Kerja

PEDOMAN PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DITEMPAT KERJA

 
A. LATAR BELAKANG

Pengakuan prinsip-prinsip kesetaraan kesempatan untuk laki-laki dan perempuan dalam memperoleh
hak untuk hidup tanpa rasa takut dari kekejaman dan pelecehan sebagaimana diatur dalam UUD
1945 Pasal 27 ayat (2) yang berbunyi Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan
yang layak bagi kemanusiaan dan pasal 28I ayat (2) yang berbunyi “Setiap orang berhak bebas dari
perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan
terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu”. Sejalan dengan itu, pekerjaan yang layak dalam
decent work for all didasarkan pada 4 (empat) pilar yaitu dengan mengutamakan prinsip-prinsip dan hak
mendasar di tempat kerja (bebas dari kerja paksa, adanya kebebasan berserikat, non diskriminasi dan
bebas dari pekerja anak), memberikan perlindungan sosial terhadap resiko-resiko yang timbul dalam
melaksanakan tugas, dengan tanpa mengurangi kesempatan bekerja serta memberikan kesempatan
untuk adanya dialog sosial.
Prinsip non diskriminasi sebagai hak dasar pekerja di tempat kerja dalam hubungan industrial ditujukan
untuk memberikan kenyamanan bekerja diatur dalam Konvensi ILO No. 100 tentang Pengupahan yang
Sama bagi Laki-Laki dan Wanita untuk Pekerjaan yang Sama Nilainya dan Konvensi ILO No. 111 tentang
Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan. Berdasarkan kedua konvensi ILO tersebut, pekerja/buruh
berhak untuk mendapatkan perlakukan yang sama tanpa ada perbedaan, pengecualian dan pilihan lain
yang didasarkan pada ras, warna kulit, jenis kelamin, agama, keyakinan politik dan kebangsaan yang
mengakibatkan berkurangnya kesetaraan kesempatan dalam pekerjaan, jabatan ataupun upah.
 
 
Total akses : 471